INDIKATOR :
-
- Mendiskripsikan keadaan masyarakat Indonesia pada masa VOC
- Membandingkan kebijakan pemerintah colonial di Indonesia pada abad ke 19 dan pada awal abad 20
- Menganalisis perbedaan penjahan Belanda dan Inggris di Indonesia
- Mendiskripsikan keadaan masyarakat pada masa penjajahan Jepang
A. KEADAAN MASYARAKAT INDONESIA PADA MASA V.O.C.
1. Latar Belakang masuknya bangsa Barat ke Indonesia- Jatuhnya Konstantinopel ke tangan bangsa Turki tahun 1453
- Kisah perjalanan Marcopolo ke dunia Timur, dari negeri Cina melalui pelayaran
- Penemuan Copernicus yang didukung oleh Galeleo
- Penemuan Kompas
- Semangat Reqonquista
a. Kekuasaan bangsa Portugis di Indonesia
Pada tahun 1511 Portugis berhasil merebut Malaka, dibawah pimpinan Alfonso d’ Albuquerque sejak saatvitu kekuasaan Malaka jatuh ketangan Portugis. Dari Malaka Portugis dapat melakukan aktifitas perdagangan ke wilayah Indonesia Timur misalnya, Ternate, Tidore, Ambon Banda dan Timor.
Bangsa Portugis berusaha menanamkan kekuasaannya ke daerah Maluku agar dapat memonopoli perdagangan rempah-rempah Namun tindakan -tindakan Portugis yang sewenang-wenang dan bertindak kejam kepada orang-orang Indonesia menimbulkan terjadinya pertentangan antara rakyat Maluku dengan orang-orang Portugis, pertentangan itu semakin memuncak ketika Portugis membunuh Sultan Hairun dari Ternate, dan akhirnya terjadilah perlawanan rakyat Maluku terhadap bangsa Portugis yang dipimpin Oleh Sultan Baabullah, yang akhirnya berhasil mengusir bangsa Portugis dari bumi Maluku pada tahun 1641.
b. Indonesia pada masa V.O.C. ( Kompeni Belanda)
Belanda mendirikan V.O.C. pada tahun 1602, yang bertujuan untuk mencari keuntungan yang sebanyak-banyaknya dan untuk memperkuat kedudukannya terhadap lawan-lawannya seperti, Portugis dan Spanyol.
Pembentukan V.O.C. dibantu oleh pemerintah Belanda , VOC diberi hak istimewa sehingga menjadi bandan yang berdaulat, hak istimewa itu adalah :
- hak monopoli berdagang antara Amerika Selatan dan Afrika
- hak memelihara angkatan perang, berperang ,mendirikan benteng-benteng dan menjajah
- hak untuk mengangkat pegawai-pegawai
- hak untuk memberi pengadilan
- hak untuk mencetak dan mengedarkan uang sendiri
- bertanggung jawab kepada Staten General ( Badan Perwakilan)
- pada waktu perang harus membantu pemerintah Belanda dengan uang dan Angkatan Perang.
Ketika terjadi perselisihan antara Pangeran Jayakarta yang dibantu oleh Sultan Banten dengan orang-orang Belanda dibawah pimpinan JP Coon, orang-orang Belanda membakar kota Jayakarta. Namun pada tahun 1619 JP Coon mendirikan kota baru diatas kota yang dibakar tersebut dengan nama kota Batavia, selanjutnya JP Coon menjadikan kota Batavia sebagai pusat perdagangan dan pusat kekuasaan Belanda di wilayah Indonesia. Dari Batavia inilah kemudian VOC memperluas wilayah keseluruh Indonesia dan melakukan penyerangan-penyerangan terhadap Kerajaan-kerajaan yang tidak mau mengakui kekuasaan VOC dengan politik yang terkenal yaitu Devide et impera, sehingga menimbulkan perlawanan terhadap VOC dimana-mana diseluruh wilayah Indonesia terhadap kebiadaban VOC.
c. Indonesia dibawah kekuasaan Pemerintahan Hindia Belanda
Pada akhir abad ke 18 VOC mengalami kemunduran akibat kerugian yang sangat besar, hal ini disebabkan oleh :
- Persaingan dagang dengan bangsa Perancis dan Inggris
- penduduk tak mampu membeli barang-barang dari VOC
- Perdagangan gelap merajalela dan menerobos monopoli VOC
- pegawai-pegawai VOC banyak yang melakukan korupsi dan kecurangan
- VOC mengeluarkan dana yang besar untuk menghadapi perlawanan-perlawanan daerah
- Pemerintahan Daendels di Indonesia ( 1808-1811)
- Membangun Ketentaraan
- Membangun jalan pos dari Anyer sampai Panarukan
- Membangun Pelabuhan
- Permusuhan raja-raja Jawa dengan Daendels
- Usaha keuangan Daendels
- Pembangunan Kota
- Indonesia Menjadi jajahan Perancis
2. Kekuasaan Inggris di Indonesia ( 1811-1814)
Pada saat Jansens berkuasa di Indonesia tahun 1811, mendaratlah pasukan Inggris ke Jawa pasukan Inggris tidak mengalami kesulitan untuk menghadapi pasukan Belanda disamping itu pasukan Belanda juga mendapat serangan dari raja-raja Jawa, serangan itu menyebabkan menyerahnya pasukan Belanda kepada Inggris tanpa Syarat dan sejak saat itu Indonesia dibawah penjajahan East Indian Company ( EIC) dibawah pimpinan Gubernur Jendral Lord Minto.
3. Pemerintahan Kolonial Belanda
Setelah Konvensi London antara Inggris dengan Belanda pada tahun 1814, maka daerah jajahan di Indonesia dikembalikan lagi kepada Belanda yang diwakili oleh Komisi 3 Jendral ( Van Der Capellen, Elout dan Buyskes)
4. Pemerintahan Van Den Boch
B. Kebijakan Pemerintah colonial Belanda pada awala abad ke 19 dan awal abad ke 20
- Kebijakan pada awal abad ke 19( Jaman Liberalisme)
- Kebijakan pada awal abad 20 ( politik etika) Trias Van De Venter
C.Perbedaan penjajahan Belanda dan Inggris di Indonesia
a. Akibat Penjahan Belanda bagi bangsa Indonesiab. Akibat Penjajahan Inggris bagi bangsa Indonesia
D. Keadaan masyarakat Indonesia pada masa Pendudukan Jepang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar